Kamu
gemar berfoto sendiri (selfie) pake hape? Atau paling seneng rame-rame berfoto
di depan kamera? Sebelum ngelakuin sesuatu (sebelum makan, lagi kerja, di mobil
dan dimana-mana) lagi sendiri kek atau bareng temen kek, kamu doyan banget
bergaya di depan kamera?
Bila kamu memiliki ketiga ciri-ciri diatas, plus bangga banget ama diri kamu sendiri dan memajangnya di timeline
kamu, Hati-hati lo!!!, bisa jadi kamu mengidap penyakit Narsis.
Kamu
pasti udah tau dong narsis itu apaan? Kalo gak tau, terus tekan dulu tombol
scroll mouse kamu atau tarik kebawah layar kaca hape mu. Baca juga: Tips
Bikin Orang Lain Merasa Lebih Penting
.

Narsis
adalah salah satu jenis penyakit atau kelainan di kepribadian kamu.

Mulanya
sih “Narsis” berasal dari mitos Yunani tentang seorang pria bernama Narsisius
yang sangat jatuh cinta pada bayangannya sendiri. Saking cintanya, si Narsisius
ini tenggelam dan para Dewa Yunani akhirnya jadiin dia bunga bernama Narsisius,
biasanya tumbuh di tepi sungai.

Berikut ciri-ciri serta bahaya yang
ada dalam diri seseorang narsisis:

Bahaya Laten Penyakit Narsisme yang Perlu Kamu Ketahui

1.Merasa Diri Paling Pintar

Dia
selalu menganggap orang lain bodoh dan tidak berguna. Jadi bukan Cuma yang
doyan selfie di depan kamera lalu mempostingnya, yang begini juga namanya orang
narsis. Tu, jangan Cuma yang selfi aja yang dibilang narsis!

2.Merasa Diri Paling Penting

Dia
yang selalu beranggapan bahwa dia yang paling penting, sehingga orang di
sekelilingnya hanya dijadikan alat untuk mencapai sesuatu (apa) yang
diinginkannya. Tu, kamu gak gitu kan orangnya?

3.Tidak Bisa Menerima Kritik

Karena
merasa orang yang paling hebat, tentu saja si Narsisis tidak mau nerima kritik,
yang paling parah lagi cenderung tidak punya empati. Widih…kasian banget
ya…mungkin dia haus kawan?

Hal lain yang perlu kamu ketahui
tentang Narsisme:

Dalam
berbagai hal, kasus narsisme sering terjadi sebanyak 2% dalam satu komunitas. Namun
yang paling banyak terserang adalah pria/wanita dewasa. Yang anak-anak (remaja)
juga bisa sih.
Beberapa
jenis pekerjaan (profesi) yang biasanya cenderung memiliki kelainan jenis
narsisme ini diantaranya: Politikus, Pemimpin dalam Organisasi dan Selebriti. Tapi
gak menutup kemungkinan juga anak muda generasi sosmed.

Terdapat 2 tipe Narsisme
diantaranya:

  1. Vulnerable
    (Rentan), bersifat introvert. Narsis type ini selalu meraca terancam bila
    berada pada posisi kedua.
  2. Grandiositi
    (si Muluk Muluk), bersifat ekstrovert. Narsis type ini selalu dominan dan haus
    perhatian.

 

So
gays…kedua jenis narsis ini pada akhirnya bersikap egois, tanpa mementingkan
moral & etika. Beberapa contoh pemimpin yang tergolong narsisis diantaranya
Hitler dan Donald Trump.
Nah
sekarang kamu kan udah pada tau apa itu narsisme, bahaya serta asal mulanya. Saran
dari ane sih, kamu bisa kurangin kadarnya barang kali ganggu pergaulan kamu
sama temen-temen atau mungkin ganggu kelangsungan karir kamu.
Cara
nguranginnya gampang, banyakin doa, kurangin selfie, kurangin bacot yang gak
penting, perbanyak ucapan
terima kasih untuk sahabat
dan perbanyak introspeksi diri.
Oke
gays, semoga bermanfaat dan jika ada yang mau ditambahin silahkan cantumkan di
kolom komentarnya. Thanks berat ya sob!

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *