Tentunya
kamu semua pernah ngelewatin masa sekolah, terutama SD bukan? Masa sekolah
adalah masa paling indah, makanya kali ini admin akan bagiin anekdot bahasa
Indonesia yang mungkin aja bisa ngingatin kamu.
Berhubung
ane juga udah pernah SD, jadi tau dong gimana asiknya saat SD dulu. Serunya itu
masih keingat sampe sekarang brader. Jadi, buat kamu yang mau ngikutin nyimak
postingan ini, yuk kita intip ke dapur!

1.Peribahasa Tambahan

Seorang
guru bahasa Indonesia menerangkan kepada siswa-siswi SD di sekolahnya. Waktu
itu, tema yang disampaikan adalah sebuah peribahasa dan makna dari peribahasa.
Salah satu peribahasa yang diungkapkan guru tersebut adalah “Sepandai-pandainya tupai melompat, Jatuh
juga
”.
Setelah
mengungkapkan peribahasa itu, bu guru kemudian bertanya kepada murid-muridnya
katanya:
Bu Guru:
Anak-anak ku sekalian, tahukah kalian makna dari peribahasa diatas? Budi, coba
kamu jelaskan! Sambil menunjuk Budi yang merupakan siswa berprestasi dikelas
tersebut.
Budi:
didunia ini tidak ada orang yang sempurna, dimana semua orang pasti pernah
berbuat kesalahan, kekeliruan dan melakukan kegagalan.
Bu Guru:
Bagus sekali Budi. Sekarang kamu Andi, apa kamu punya penjelasan lain?
Andi:
Baik bu, “Sepandai-pandai tupai
melompat, jatuh juga, setelah Jatuh Bangun lagi kemudian melompat-lompat lagi
”.
Yang artinya, setiap kegagalan pasti ada hikmahnya. Itu saja bu guru.
Seketika
ruang kelas jadi hening, tak lama kemudian semua siswa riuh dan memberikan tepuk
tangan untuk Andi.
Mendengar
hal itu, bu guru terdiam, pikirnya dalam hati hebat juga anak SD zaman
sekarang, udah pada cerdas bisa aja ngelanjutkan peribahasa.
Anekdot Bahasa Indonesia
muka cerita selalu ala anak SD

2.Kemiskinan Dipelihara
Pemerintah

Saat jam istirahat hampir usai, kedua sahabat yang
emang sering bertingkah konyol yaitu Doni dan Dono tiba dikelas lebih duluan. Sebelum
guru tiba, mereka kemudian berbincang-bincang ringan.
Dono: eh Don, kamu tau nggak harga Dolar sekarang masih naik? Biasanya Harga barang
barang juga ikutan naik tuh, repot ya,….kapan kira-kira Indonesia bisa maju?
Doni: Iya
ni Don, sebenarnya Indonesia itu kaya, kaya alam, didarat, dilaut dan diudara.
Sayang kita gak mampu ngelola semuanya, pertambangan emas, ngelola ikan dilaut,
coba aja bisa pasti udah jadi negara maju.
Dono: o
gitu ya Don, berarti gak Cuma alamnya aja yang kayak, manusianya (SDM) juga
harus kaya dan punya keterampilan ya Don?
Doni: gimana SDM bisa meningkat, yang sekolah
aja dikit, mana mampu kuliah, semua biaya aja udah tinggi, terpakasa habis sma
langsung kerja.
Dono: nah itu dia Don, kalo kita baca UUD,
pendidikan itu kan menjadi hak dasar setiap warga negara Indonesia. Jadi gimana
dong?
Doni: emang
bener bro, amanat UUD kan bahwasannya warga
fakir miskin itu di pelihara negara, tapi sungguh tragis Don, orang miskin di Indonesia
makin banyak.
Dono: itu dia masalahnya, ibaratkan kamu pelihara
sapi, kalo sapinya makin banyak kamu kan makin makmur.
Doni: iya sih, lalu hubungannya apa dengan kemiskinan
di Indonesia?
Dono: karena orang
miskinnya dipelihara sama pemerintah, jelas aja makin banyak.
Dono & Doni: Ah kita emang bisa aja ya….wkkkk
Demikian anekdot bahasa indonesia yang coba admin bagiin ke temen-temen, mudah-mudahan senyuman kamu hari ini menjadi penyemangat orang-orang disekitar kamu. mau nambahin, di tunggu komennya. Salam Baper!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *