Suatu
ketika, ditepi danau yang tanahnya sangat subur berdiri sebuah kerajaan antah
berantah. Kehidupan warganya sangat makmur karena memang rajanya sangat pandai
dan bijak.
Agak
jauh sedikit dari kerajaan tersebut hiduplah seorang pemalas yang kerjaannya hanya
tidur, namun ia banyak akal dan juga suka bikin ulah. Sering juga buat akal
akalan hingga menipu dan memperdaya orang lain, sebut saja namanya Pak Kentut.
Singkat
cerita, pak kentut ini memang sering ngutang ke sana sini buat makan, karena ia
memang malas bekerja, tapi hidunya ingin enak. Suatu hari, ia kedatangan
penagih utang, sehingga terjadilah pertengkaran diantara mereka:
Penagih utang: Heh pak kentut,
kenapa bapak ga mau bayar utang? Bapak bisanya Cuma janji sama kami setiap kali
kami datangi.
 
Pak Kentut: Saya kan udah bilang,
saya nggak punya uang untuk bayar utang, kecuali kalau mau bayar pakai kentut,
mau nggak? Tanyanya…
 
Penagih utang: Emangnya kentut
bisa dijadiin apa coba? Bisa buat makan atau beli minum? Nggak bisa kan…kecuali
kalau pak kentut bisa 100 kali berturut-turut dan nggak bau, barulah utang saya
anggap lunas.
 
Lalu
pak kentut mulai memutar otak untuk berpkir dan akal busuknya mulai jalan. Akhirnya
ia menyanggupi tantangan si penagih utang.
Pak kentut: Baiklah kalau begitu,
saya akan kentut 100 kali dan dijamin nggak bau. Tapi bapak harus janji kalau
itu benar hutang saya dianggap lunas? Bantu saya hitung ya, pinta pak kentut…
 
Penagih utang: Iya saya janji…,
mulailah kau kentut sekarang. Mampus lo…pikir penagih utang dalam hatinya.
 
Akhirnya,
mulailah pak kentut melakukan aksinya untuk kentut 100 kali tanpa bau. Salah seorang
dari gerombolan penagih utang membantunya menghitung kentutnya.
Singkat
cerita, kentutlah ia hingga 100 kali banyaknya dan sesuai perjanjian akhirnya
hutangnya di anggap lunas oleh si penagih utang. Bonusnya, pak kentut di bawa
kepada tuan yang meminjamkan utang, karena pak kentut dianggap sakti dan
memiliki banyak akal.
Karena
akalnya, akhirnya pak kentut menjadi penasihan yang bijak, tapi masih saja ia
malas dan nggak punya apa-apa karena kerjanya Cuma menipu dan banyak akal.
Disclaimer: ini hanya cerita yang
mudah-mudahan lucu dan bikin ngakak pembaca semua ya! barang siapa yang
memiliki kesamaan karakter, mohon tidak tersinggung, karena ini cerita hiburan.
 

Renungan:

 

Kalau
mau punya sesuatu rejeki hendaknya diusahakan, jangan hanya menghayal apalagi
hanya tidur-tiduran. Rejeki akan datang kepada orang yang rajin, kreatif dan
banyak akal bukan kepada pemalas dan banyak alasan.

2 thoughts on “Cara Unik Bayar Hutang Bermodalkan Kentut 100 Kali Tanpa Bau”

  1. Renungan nya bagus kang.. kalau cerita kentut nya sih masa ada bayar hutang pakai kentut 100 kali berturut-turut tanpa bau. itu lagi si penagih utang nya bego

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *