Tingkat Kecerdasan Anak – Tahukah
Anda, bahwa feses pertama pada saat bayi baru lahir dapat mengungkap tingkat
kecerdasan anak dan penalaran seseorang ketika tumbuh dewasa?
Untuk membuktikan hal ini, mari kita
simak hasil sebuah studi Project Newborn yang didanai oleh Institut Kesehatan
Nasional untuk penyalahgunaan Narkoba. Studi tersebut, mengungkapkan fakta
mengejutkan bahwa untuk tingkat kecerdasan anak atau seseorang dapat dilihat sejak lahir yaitu dari feses
pertamanya.

Studi
Project Newborn tentang Tingkat Kecerdasan Anak

Sebuah Project Newborn mempelajari
lebih dari 400 anak-anak selama 20 tahun, sejak anak-anak itu dilahirkan pada
pertengahan tahun 1990-an.
Feses pertama ketika ia baru lahir
dapat mengungkap apakah ia kelak memiliki masalah tingkat kecerdasan dan penalaran.
Dengan kata lain, tingkat kimia dalam feses bisa mengungkap masalah yang bakal
mereka hadapi ketika remaja.
Seorang bayi baru dilahirkan,
memiliki tingkat FAEE (tingkat asam lemak etil ester) yang tinggi, terutama
yang berasal dari seorang ibu pecandu alkohol, akan mengalami masalah pada tingkat
kecerdasan dan penalaran.
Jika tidak segera ditangani dengan
cepat dan serius, maka masalah ini akan bertahan hingga ia tumbuh dewasa.
Itulah sebabnya wanita hami tidak boleh minum alkohol, menghirup asap rokok,
narkoba dan berbagai jenis racun lainnya.
Feses Pertama Mengungkap Tingkat Kecerdasan Seorang Anak atau Seseorang Saat Tumbuh Dewasa

 

Menariknya, studi ini mengikuti
perkembangan fisik, sosial dan kognitif bayi yang lahir dari ibu pengguna
kokain, alkohol dan obat-obatan lainnya selama masa kehamilan.

Hubungan FAEE Tinggi dengan Tingkat Kecerdasan Anak

Para ilmuwan menganalisis mekonium
216 subjek untuk meneliti tingkat FAEE (tingkat asam lemak etil ester).
Komponnennya terdiri dari sekelompok produk metabolisme alkohol.
Para ilmuwan meneliti etil miristat,
etil oleat, etil linoleat, kemudian mereka meneliti tingkat kecerdasan anak atau seseorang pada usia 9, 11 dan 15 tahun.
Hasil dari penelitian tersebut
menyimpulkan bahwa ada hubungan antara orang-orang dengan tingkat FAEE tinggi
saat lahir dengan skor IQ yang rendah. Dengan kata lain, tingkat kecerdasan anak ditentukan oleh perilaku seorang ibu ketika hamil.
Mengejutkan memang, karena hal ini
terkadang tidak banyak disadari oleh para ibu yang sedang hamil. Untungnya,
kampanye #Kesehatan tentang penggalakan Ibu Sehat dan Anak Sehat ketika
melahirkan sudah sering didengungkan oleh para penggiat dibidang ini.

Kesimpulan:

Bagi para ibu hamil, wajib menghindari
kontak langsung dengan asap rokok, narkoba, alkohol dan sejenisnya. Tujuannya, mengurangi
resiko pada anak yang dilahirkan, seperti gangguan dan masalah dengan tingkat kecerdasan anak dan penalarannya ketika tumbuh dewasa.

 

Sumber:
CNN Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *