Filosopi Cara Menabung yang Baik dan Investasi yang Sering Multi Tafsir

Cara menabung yang baik kebanyakan disalah
artikan, bahkan kebanyak orang sering keliru dalam menyikapi dan mempraktekannya.
Yang sering disarankan oleh para ahli perencana keuangan agar memperoleh
kebebasan finansial adalah investasi aset produktif, bukan semata-mata dari
menabung.
Bahkan ada yang lebih ektrim,
berpikir cara cepat kaya adalah dengan menabung dan berhemat, sehingga
kebutuhan pokok pun tidak terlalu diutamakan. Yakinlah bahwa menabung
menjauhkan diri dari kemelaratan bukan untuk memperoleh kekayaan dengan cepat.
Ini merupakan sebuah kesalahpahaman
bahkan dalam dikatakan kekeliruan kolektif. Beberapa literatur yang pernah saya
baca, bahwa untuk memperoleh kekayaan cara terbaik adalah melalui jalur
investasi bukan dengan menabung uang.
Cara menabung yang baik itu
sebenarnya dilakukan untuk mengantisipasi kebutuhan mendesak dan menyiapkan
sejumlah dana. Sejatinya uang memang berkembang namun kalah oleh arus inflasi
yang terus melambung dari tahun ketahun.
Sedangkan investasi yang tepat, seperti
properti, saham, reksadana, emas batangan dan instrumen investasi lainnya akan
terus meningkat dari waktu kewaktu seiring dengan pertumbuhan ekonomi.
Sementara, uang yang ditabung memang
nilainya meningkat, namun nilainya kalah alias tergerus laju inflasi, makanya
dari tahun ketahun nilainya cenderung menurun.
Cara Menabung yang Baik dengan Investasi yang Multi Tafsir

 

Mungkin perlu diubah paradigma
tentang cara menabung yang baik dan investasi, sehingga tidak timbul kerancuan
yang sering menimbulkan pertentangan dikalangan masyarakat. Banyak uang belum
tentu kaya, akan tetapi banyak memiliki aset produktif baru dapat dikatakan bebas
finansial.
Uang merupakan bagian dari aset dan
bukan satu-satunya indikator bagi orang yang memiliki tingkat kesejahteraan
yang mapan. Jadi sudahkan kita memaknai antara menabung dan investasi dengan
benar?
Cara menabung yang baik merupakan
sebuah aktivitas dimana seseorang menyisisihkan sejumlah uang untuk disimpan,
baik di bank, celengan, dan ditempat lainnya. Tujuannya adalah untuk menyiapkan
uang tabungan untuk kegiatan tertentu seperti uang sekolah, hari raya atau
sejenisnya.
Sedangkan investasi merupakan
aktivitas penanaman modal atau pembelian suatu aset dengan harapan mendapatkan
keuntungan dimasa mendatang. Contoh properti, saham, investasi pendidikan dan
investasi mata uang asing.
Kejadian ini (salah paham) memang
banyak dialami oleh masyarakat yang awam, terutama untuk mereka yang belum
terlalu paham tentang investasi maupun menabung.

Itulah sedikit cerita tentang
kegalauan saya akhir-akhir ini, sisanya silakan Anda ambil maknanya sendiri.

3 comments

  1. Sangat membantu dalam memahami penghematan ekonomi dan penyaluran keuangan. Semoga hal ini dapat saya terapkan dalam kehidupan menjadi lebih giat menabung.

    Makasih mas.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *