Sentimen Dalam Arti Mendukung

Berikut ini adalah cerita fiktif belaka
yang anggap lucu dan bikin ngakak. Mengangkat kisah tentang kekeliruan dalam
penggunaan kata “sentimen” oleh Pak Kades.
Sekali lagi ini hanya bersifat hiburan
belaka, dan jika ada kesamaan nama dan tokoh dalam cerita lucu berikut, itu
hanya suatu kebetulan. Jadi saya ingatkan untuk membaca cerita ini sambil
membayangkan berlangsungnya acara.
cerita lucu bikin ngakak Sentimen Dalam Arti Mendukung
Saat itu ada program AMD (ABRI Masuk
Desa) yang bertujuan untuk memperluas pembangunan dan pemerataan pembangunan di
desa.
Cerita lucu singkat lainnya: Pelet
Boongan yang Manjur
.
Sebut saja di Desa Kocak juga ikut
dapat bagian program AMD. Saat itu akan dilaksanakan pembangunan jalan desa kocak,
berupa jalan rabat beton yang dikerjakan oleh TNI bersama masyarakat setempat.
Pengerjaan memakan waktu sekitar
satu bulan, pas pada waktu yang telah ditentukan, jalan selesai dan siap
diresmikan oleh Pak Camat.
Tidak lupa, Kepala Desa juga
diundang untuk menghadiri peresmian jalan tersebut sekaligus memberikan
sambutan. Sebut saja nama Kepala Desa Kocak adalah Pak Kemot.
Dalam acara tersebut banyak tamu
diundang, ada beberapa kades terdekat dengan Desa Kocak, hingga pejabat
kecamatan (MUSPIKA). Tidak lupa, turut hadir pula masyarakat setepmat yang akan
ikut menyaksikan.
Nah, pada saat acara peresmian,
mulailah MC atau pembawa acara berbicara dan menyebutkan susunan acara.
Awalnya acara berjalan lancar dan
biasa saja, diawali dengan doa dan lainnya.
Kini giliran Pak Kades selaku tuan
rumah untuk memberikan sambutan. Lalu MC memanggil Pak Kades Kemot untuk naik
ke atas panggung.
MC:
“Kita sambut, Kepala Desa Kocak yaitu Pak Kemot untuk naik ke atas panggung  memberikan sambutannya, waktu dan tempat
dipersilahkan”.

Mulailah pak kades kemot berbicara
untuk mengawali sambutannya, dengan ucapan terima kasih kepada semua pihak.
Kades:
“Saya selaku kepala desa mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah
turut berpartisipasi dalam pengerjaan jalan desa ini.

Baik
kepada semua anggota ABRI, masyarakat, donatur dan semua pihak yang tidak saya
sebutkan satu persatu.

Untuk
itu, saya menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk menjaga jalan ini agar
tetap awet. 

Selain itu saya juga menghimbau kepada seluruh rakyat bahwa kita
harus sentimen kepada Tentara dan Pemerintah.

Sentimen
yang artinya mendukung.”

Sebelum berakhir pidato pak kades,
sontak seluruh yang hadir dalam acara tersebut menjadi riuh gemuruh termasuk Pak
Camat ikut tertawa, apalagi mendengar ucapan dan sambutan pak kades yang kocak
dan super PD.

Wah parah ni pak kades, dibilang sentimen
tapi dalam arti mendukung, maksudnya apa coba? Gokil gokil abissss pak. Baca juga:
Cerita
tentang Mertua vs Menantu
.

One comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *