Tersenyumlah Jika Kamu Ingin Bahagia, Tertawa Juga Boleh Kok

Tertawa
adalah ungkapan kegembiraan, namun terkadang bisa juga ekspresi yang keluar ketika
seseorang melihat, membaca, menonton atau mendengar sesuatu yang lucu dan
menggelikan.
Saat
tertawa, kita melepaskan hormon Endorfin yang berfungsi menghilangkan efek
stres dan membangkitkan perasaan bahagia/senang. Selain berolahraga, tertawa
cukup ampuh untuk melepaskan hormon Endorfin, efeknya kita jadi lebih bahagia,
awet muda dan terhindar dari depresi berat.
Selain
tertawa dan berolahraga, terdapat cara lain untuk melepaskan hormon endorfin
seperti tersenyum, makan cokelat, makan makanan favorit yang bisa bikin hepi,
hubungan sosial (termasuk sosmed), berhubungan intim (dengan pasangan),
terlibat dalam gosip, minum ginseng, menghirup aroma vanili, makan cabai.
Monyet aja ketawa, masa kamu nggak?
Ah,
ternyata banyak cara untuk menjadi bahagia sayangnya masih ada saja alasan
untuk tidak merasa bahagia. Bahkan menghadapi hal sepele saja bisa
menghilangkan efek tertawa dan muka udah kayak makan asem tanpa garam, kecut
banget.
Tertawa
itu sangat baik untuk mengobati stres, terlebih jika kadarnya tidak berlebihan.
Seorang sepuh pernah bilang ke saya, tertawalah setidaknya 17 kali dalam
sehari.
Dan
lebih lanjut ia mengungkapkan, kalau
tertawa itu jangan sampai berlebihan juga misalnya lebih dari 50 kali, nanti
gigi dan gusi kamu malah jadi kering. Tak perlu juga tertawa sendiri atau
senyum-senyum sendiri, nanti di kirain kamu kurang setengah ons atau gak genap
sekilo. Kasian banget yak…
Sederhana
aja sih, saya biasanya sering bikin isteri saya ketawa kegirangan pas lagi
bikin jokes yang segar dan ringan sehingga mudah dicerna. Misalnya bikin
plesetan pas dia lagi cerita serius, tapi siap-siap aja dicubitin.
Dulu
itu, kami pernah lagi ngobrolin topik yang menarik. dalam oborolan kami, ia
menyebut nama Agus, salah seorang temannya waktu kuliah. Ia serius bercerita
dan saya juga lebih serius menyimak.
Di
akhir cerita saya nyeletuk begini, “ooo agus ya….AGUS= Anunya Gede, Ujungnya Sobek,” oooo hmmmm lanjut saya.
Sontak
istri saya langsung ketawa geli mendengar saya membuat plesetan AGUS. Ya, kamu
bisa bayangin dong gimana girangnya saya ketika berhasil membuatnya tertawa. Bisa
ngebayangin gak nih?
Katanya
sih baru kali ini dengar, yang biasa ia denger katanya “AGUS itu Agak Gundul Sedikit”.
Jokes
yang sederhana tapi berhasil membuatnya tertawa, selain terhibur isteri saya
juga makin sayang tentunya ama saya. Gak percaya, cobain aja sendiri, ingat
jangan lebay juga bikin jokesnya ntar malah garing.
Bahkan
saat menuliskan pengalaman saya ini, saya sambil tersenyum dan membayangkan wajah
kegembiraan anak dan isteri saya ketika saya pulang ke rumah. Ah nikmatnya…
Sepertinya
saya harus cukupkan dulu sampai disini, mungkin lain waktu boleh kita gerayangi
lagi hal apa saja yang bisa membuat kita tertawa selain jokes dan guyonan lucu.

 

Jangan
lupa seruput kopi dulu biar makin hepi…

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *