SerbaPandai.Com

The Real Entertainment Blogger

Hiburan

Tahap Perkuliahan yang Kocak dari Awal hingga Akhir. Anak-anak Perguruan Tinggi Pasti Mengalami Momen Ini

Citra anak kuliah di mata anak sekolah selalu digambarkan sebagai masa yang paling menyenangkan, memiliki banyak teman, hidup lebih bebas, kehidupan dewasa, dan sebagainya.

Emng gak salah sih, karena kehidupan sebagai mahasiswa juga sangat berbeda dengan remaja putra dan putri. Kalau dulu mungkin masih haha-hihi, minimal kuliah lebih fokus sama kuliahnya.

Tak heran, jika beberapa orang yang baru saja diterima sebagai mahasiswa pasti bersemangat. Karena perasaan membara ini, terkadang mahasiswa baru alias mahasiswa baru tidak menyadari bahwa jenjang perkuliahan bisa disulap menjadi fase paling tangguh.

Tapi ya, namanya juga masuk kuliah untuk pertama kali, wajar kalau kamu masih bisa tertawa lepas. Jika Anda pernah mengalami bagaimana rasanya menjadi seorang pelajar, Anda pasti pernah mengalami fase-fase di bawah ini.

 

1.Bangga dan sangat senang karena saya tidak lagi memakai seragam seperti anak sekolah

Kebanggaan pertama yang didapat seseorang setelah menjadi mahasiswa biasanya adalah masalah yang satu ini. Jika dulu saat kita di sekolah kita diharuskan memakai seragam setiap hari, ini berbeda dengan siswa.

Alih-alih mengenakan seragam yang sama dengan siswa lain, Anda terkadang bisa mengenakan celana robek saat hang out. Kalau begini, rasanya aku benar-benar pelajar.

2.Masuk awal ingin melakukan banyak hal. Bergabunglah dengan semua jenis organisasi dan aktivitas

Namanya masih mahasiswa baru, pasti segala hal yang berhubungan dengan kampus ingin dicoba biar tahu rasanya. Mulai dari mengikuti lembaga, komunitas, ekstrakurikuler dan sejenisnya. Pokoknya semuanya langsung menyusul sekaligus tanpa memakai beruang. Tapi, biasanya hal seperti ini hanya berlangsung satu semester, karena semester depan kamu akan menyadari bahwa menjadi murid kupu-kupu itu lebih baik.

3.Semester 1-3 masih semangat banget, bercita-cita jadi mahasiswa teladan dan punya IPK bagus

Selain mengikuti semua kegiatan kemahasiswaan di kampus, sebagai maba biasanya semester 1-3 masih sangat bersemangat dan bercita-cita menjadi mahasiswa teladan.

Tidak cukup hanya sampai disini saja, terkadang dalam rentang waktu semester ini banyak yang bermimpi memiliki nilai atau IPK yang bagus dan sempurna. Hmmm, saya tidak tahu bagaimana rasanya menjadi siswa.

4.Semester 4 keatas mulai bingung, sebenarnya salah arah atau tidak?

Itu pun masih di awal antar semester 1-3, karena kalau sudah berada di semester 4 ke atas, biasanya tantangan sudah mulai bervariasi.

Memikirkan tugas-tugas yang ternyata tidak seperti yang dibayangkan di awal, kehilangan daya saing karena naksir, hingga masalah yang paling krusial seperti misalnya berpikir kita salah arah atau tidak.

Butuh waktu lama juga jika kita tidak bisa mengikuti proses pembelajaran dan ternyata jurusan yang kita pilih berbeda dengan hati nurani kita. Tidak jarang hal seperti ini terjadi.

5.Semester terakhir ini mulai muncul lelucon mending-nikah-ketimbang-kuliah atau ingin-nikah-aja

Tingkat pusing di kalangan mahasiswa yang tidak pernah terbayangkan oleh mahasiswa baru ini sering muncul saat mereka berada di semester 7 ke atas.

Pasalnya, dalam fase satu ini kita sebagai mahasiswa telah dipusingkan dengan berbagai macam tesis, penelitian, dan urusan yang merepotkan dengan dosen dan pihak kampus.

Coba perhatikan saja, pada fase ini pasti ada satu atau dua orang yang selalu bercanda bahwa lebih baik menikah daripada kuliah karena ternyata seperti ini.

Meski begitu, itu semua tergantung bagaimana kita menyikapinya juga. Jika memang niat dan semangat untuk belajar begitu tinggi, nah sampai akhir tidak akan menjadi masalah dengan semuanya. Tapi kalau niat kuliah hanya untuk gaya, jadi sampai tengah jalan paling-paling saya bakal capek.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.